INDONESIA
ENGLISH

Labuan Bajo Terpilih Sebagai Destinasi Wisata Prioritas Yang Akan Dikembangkan

Reporter : Redaksi | Kategori:Pariwisata | Dibaca:1069 kali

Foto | Istimewa | dCentronews.com

Dcentronews - Jakarta

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur terpilih bersama 9 daerah lainnya sebagai destinasi wisata prioritas yang akan dikembangkan pada 2016. Destinasi-destinasi wisata ini diharapkan dapat menjadi tulang punggung untuk mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) hingga 12 juta orang pada tahun depan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengemukakan bahwa Labuan Bajo masuk radar kita untuk menjadi tujuan pengembangan tahun depan. Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai prioritas pengembangan bersama 9 destinasi lainnya, yakni Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Lombok Nusa Tenggara Barat), Bromo-Tengger Semeru (Jawa Timur), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Toba (Sumatera Utara), Wakatobi (Sulawesi Tengah), Tanjung Lesung (Banten), Morotai (Maluku Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung). Pembangunan 10 destinasi pariwisata ini diharapkan akan mendorong peningkatan arus investasi pariwisata serta kunjungan wisatawan yang tahun ini ditargetkan sebanyak 10 juta wisman dan 255 juta pergerakan wisnus, kemudian akan meningkat menjadi 20 juta wisman dan 275 juta pergerakan wisnus pada 2019 mendatang.

Labuan Bajo, menyimpan potensi luar biasa. Hanya saja, infrastruktur di wilayah tersebut harus lebih dikembangkan. Kalau ada yang berminat untuk membuat pelabuhan cruise dan yacht akan lebih baik. Saat ini, kemungkinan ada sekitar 60 ribuan wisman yang berkunjung ke Labuan Bajo, pulau Komodo, dan sekitarnya.

Labuan Bajo yang ada di pulau Flores ini, dikenal sebagai batu loncatan bagi wisatawan yang ingin meneruskan langkahnya ke pulau Komodo atau Rinca untuk melihat habitat asli hewan Komodi, kadal terbesar di dunia. Komodo memang merupakan atraksi pariwisata yang menjadi jagoan di daerah Nusa Tenggara Timur. Daya tarik terbesar itulah yang membuat Labuan Bajo, yang tadinya hanyalah desa nelayan kecil, menjadi menggeliat dan menerima kedatangan tamu-tamu dari berbagai belahan dunia.