INDONESIA
ENGLISH

Perusahaan Malaysia Tertarik Kembangkan Bisnis Afiliasi di Indonesia

Reporter : Emerita | Kategori:Ekonomi | Dibaca:266 kali

Foto | Istimewa | dCentronews.com

Dcentronews - Jakarta

BISNIS online telah berkembang pesat selama dekade terakhir dan diprediksi semakin menguat karena semakin banyak orang mulai membeli segala sesuatu dari internet. Kemudahan bisnis online juga telah mengembangkan semangat wirausaha masyarakat Indonesia, terutama mereka yang sudah melek teknologi.

Namun, untuk memulai wirausaha itu sendiri masih cukup sulit dan menakutkan bagi pemula. Meskipun sudah dimudahkan dengan adanya toko online, diperlukan modal yang cukup besar untuk menyediakan produk yang hendak dijual.

Sebenarnya, ada satu cara untuk memulai bisnis online tanpa modal. Yaitu dengan menawarkan jasa afiliasi. Di Amerika, kebanyakan blog pemula memulai fokus bisnis pada pemasaran afiliasi. Pada dasarnya, bisnis ini diperuntukkan bagi yang ingin memulai usaha jualan online namun tidak memiliki produk untuk dijual, maka yang dijual adalah jasa promosi/pengiklan.

Dalam menjalankan bisnis ini, tugas afiliator hanya promosi, promosi, dan promosi. Urusan stock, packing, dan ekspedisi akan dihandle oleh perusahaan. Komisi yang ditawarkan beraneka ragam, mulai dari 5-10%.

Sebagai gambaran, jika ada yang membeli handphone lewat link afiliasi kamu seharga Rp 5 juta, kamu sudah mendapatkan komisi sebesar Rp 250rb. Akan tetapi, penting sekali buat kita memahami betul program Afiliasi yang terpercaya. Jangan sampai tertipu dengan komisi afiliasi yang besar, tapi ternyata sulit dicairkan bahkan mungkin tidak dibayarkan. iSYNERGY, perusahaan berbasis bisnis afiliasi yang sudah teruji di negeri jiran, patut diperhitungkan. Mereka tertarik menjajaki pasar afiliasi di Indonesia lewat Program Affiliate junction.

Bisnis afiliasi terlahir sebagai gebrakan dari bisnis periklanan konvensional yang berbiaya tinggi dengan hasil yang tidak terukur. Hanya dengan bermodal koneksi internet dan laptop/smartphone, kamu sudah bisa menjadi agensi iklan bagi perusahaan-perusahaan dan mendapatkan komisi setiap ada transaksi pembelian lewat link kamu, seperti diungkapkan oleh Founder i-Synergi yang juga menjabat sebagai CEO Datuk Lawrence Theo.

Datuk Lawrence melihat pasar afiliasi di Asia Tenggara belum begitu maju, ia berharap bisa menggeliatkan perekonomian dan mencetak wirausahawan baru di Indonesia lewat program Affiliate Junction yang diluncurkan di Jakarta, Kamis (15/12).

Pihaknya berharap dapat lebih memperluas solusi pemasaran afiliasi dan network ke berbagai negara di kawasan ASEAN serta memberikan solusi pemasaran inovatif kami lewat platform yang menguntungkan secara universal.

Di Malaysia sendiri, AJ sudah memiliki 25.000 jaringan afiliasi di seluruh negeri. Ada beberapa yang menjadikannya ladang penghasilan sampingan, namun banyak pula yang bekerja full-timer. Karena komisinya berbasis pada kinerja, potensi penghasilan pun tak terbatas, rata-rata afiliator yang aktif mendapatkan 5 digit penghasilan per bulan. Contohnya komisi sebesar 10.000 ringgit per bulan jika dirupiahkan sama dengan Rp 30 juta/bulan.

Di Indonesia, AJ dioperasikan oleh PT Inovatif Sinergi Internasional. AJ terus menerus mengembangkan jaringan pengiklannya ke beberapa pangsa bisnis yang berbeda dan mengembangkan afiliasinya masing-masing. Ada afiliasi bisnis retail, lisensi retail, olahraga, telekomunikasi, layanan bantuan, kesehatan dan kebugaran, maupun produk keuangan

Kuartal kedua tahun 2017, iSYNERGY akan melaunching program smartsaver dimana pengguna dapat memilih berbagai toko online popular seperti Lazada, Matahari Mall, Blibli, Zalora, Berrybenka dan e-commerce lainnya dan mendapat reward berupa cashpoint setiap melakukan transaksi pembelian melalui smartsaver. Cashpoint ini dapat ditukarkan dengan potongan atau voucher pembelian di merchant yang anda inginkan.