INDONESIA
ENGLISH

Baku Tembak Di Tuban Temuan Paspor Milik Terduga Teroris

Reporter : Redaksi | Kategori:Nasional | Dibaca:147 kali

Foto | Istimewa | dCentronews.com

Dcentronews - Tuban


Serangan terhadap polisi oleh 6 orang terduga jaringan teroris Jamaah Ansaru Daulah (JAD) telah dipersiapkan matang sebagai bentuk tindakan balas dendam atau amaliyah.

Polisi mendapati temuan paspor atas nama Satria Aditama, warga Semarang yang sudah dipersiapkan. Demikian pula mobil Daihatsu Terios warna putih H 9037 BZ yang digunakan 6 pelaku terduga teroris di Tuban juga merupakan sewaan dari Semarang.

"Kendaraannya dari Semarang, sewa. Makanya meninggalkan kendaraan dengan tenang karena bukan milik dia," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di Mapolres Tuban, Sabtu (8/4/2017).

Menurut Machfud kendaraan yang disewa pelaku merupakan hasil koordinasi kelompok JAD di Semarang.

"Ada koordinasi antar kelompok, antar JAD," ungkap dia.

Kelompok JAD kata Machfud merupakan satu rangkaian dengan pelaku aksi terorisme di MH Thamrin, Jakarta dan 3 pelaku yang ditangkap pada Kamis (6/4) lalu di Lamongan.

"Ini merupakan rangkaian dari sebelumnya termasuk jaringan Thamrin, dan yang ditangkap dua hari lalu," ujar Machfud.

Ia juga menegaskan 6 terduga teroris yang dilumpuhkan sudah menyiapkan skenario melarikan diri dengan menyiapkan paspor.

"Kalau paspor sudah disiapin ya jelas mereka akan melarikan diri jika berhasil dan lainnya tidak beridentitas karena memang sudah disiapkan untuk amaliyah atau balas dendam," pungkas Machfud.

Sebelum keenam terduga teroris itu tewas setelah melakukan kontak senjata dengan polisi di Jenu, Tuban, mereka menyerang petugas Polri yang sedang jaga di pos polisi.

Usai menyerang, mereka kabur ke kebun di Desa Beji dan meninggalkan mobil di tepi jalan. Enam pistol rakitan diamankan dari enam terduga teroris yang tewas setelah baku tembak dengan polisi.

Selain pistol rakitan, polisi juga memgamankan satu buku paspor atas nama Satria Aditama, warga Semarang. Kemudian beberapa handphone, 6 pisau sangkur, 1 box berisi peluru tajam serta 2 buku saku tentang jihad.

Kemudian ada 4 helm, jaket, tas ransel maupu tas selempang dari dalam mobil Daihatsu Terios.