INDONESIA
ENGLISH

Riyad Mahrez Menunggu Tawaran

Reporter : Redaksi | Kategori:Olahraga | Dibaca:122 kali

Foto | Istimewa | dCentronews.com

Leicester

Riyad Mahrez kembali menegaskan ingin meninggalkan Leicester City di musim panas. Mahrez kini siap mendengarkan tawaran dari klub-klub yang tertarik kepada dia.

Pesepakbola Aljazair berusia 26 tahun itu menjadi salah satu kunci sukses Leicester mengukir sejarah dengan menjuarai Premier League 2015-16. Pencapaian itu membuahkan penghargaan bergengsi bagi Mahrez setelah terpilih sebagai pemain terbaik PFA.

Meski kurang oke di liga, dongeng Leicester berlanjut di Eropa di mana mereka finis di perempatfinal Liga Champions sedangkan Mahrez sendiri menyudahi musim dengan sumbangan 10 gol dan 7 assist di semua kompetisi. Sampai pada akhir Mei lalu, Mahrez meminta dijual.

Sejumlah klub seperti Arsenal, Chelsea, Tottenham Hotspur, bahkan Barcelona dan Paris St. Germain disebut-sebut tertarik mendapatkan Mahrez. Namun, si pemain mengakui bahwa sampai kini belum ada pendekatan kongkret.

"Ada perbedaan besar di antara tawaran dan spekulasi. Jadi belum ada apapun saat ini," ucap Mahrez kepada televisi Elheddaf, yang dikutip Mirror. "Bos dan aku sebelumnya sudah sepakat bahwa aku akan bertahan semusim lagi di klub dan dia akan membiarkanku pergi di akhir musim."

"Kupkir akan menjadi waktu yang tepat bagiku untuk pergi, aku sudah mengalami segalanya di klub sepakbola ini. Jadi, bagiku kini jadi saat yang tepat untuk hengkang. Klub dan aku punya pandangan yang sama tentang masa depanku. Jadi, kita lihat saja."

"Ada sejumlah klub yang tertarik, bahkan pada musim lalu. Aku di sini tidak untuk mengatakan klub mana saja yang sudah berbicara denganku, bahkan aku masih belum tahu. Aku sekarang masih di Leicester City, masih terikat kontrak," lanjut dia.

"Kalau aku harus pergi aku akan pergi, tapi kalau aku harus tinggal maka aku akan bertahan. Aku mestinya pergi tapi aku masih belum tahu kemana, jadi kita lihat saja," imbuh Mahrez.

Mahrez masih terikat kontrak di Leicester sampai 2020.