INDONESIA
ENGLISH

Polisi Korban Penikaman di Masjid Falatehan Berangsur Membaik

Reporter : Redaksi | Kategori:Nasional | Dibaca:116 kali

Foto | Istimewa | dCentronews.com

Dcentronews - Jakarta


Kondisi kesehatan dua polisi yang diserang di Masjid Falatehan, Jakarta, Jumat (30/6/2017) lalu, berangsur-angsur membaik.

Demikian diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rikwanto.

"AKP Dede Suhatmi saat ini masih dalam perawatan dan dalam kondisi yang stabil," ujar Rikwanto melalui pesan singkat, Minggu (2/7/2017).

Dede yang merupakan anggota Brimob dari Detasemen I Gegana itu sudah menjalani rekonstruksi perbaikan luka di wajah oleh ahli bedah.

"Operasi selesai pukul 04.00 WIB (dini hari tadi) dan sudah berhasil," ujar Rikwanto.

Sementara itu, korban lainnya, Briptu M Syaiful Bakhtiar juga sudah dalam kondisi yang stabil.

Tindakan medis sama, yakni rekonstruksi perbaikan luka pada wajah oleh dokter bedah, juga diberikan kepada anggota Brimob dari Detasemen III Pelopor tersebut.

"Operasi itu selesai pukul 05.30 WIB (pagi) dan berjalan lancar. Saat ini kondisi pasien stabil dan dalam keadaan sadar," ujar Rikwanto.

Dede dan Syaiful diserang usai melaksanakan shalat Isya di dalam Masjid Falatehan, dekat lapangan Bhayangkara, seberang Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Jumat malam.

Pelaku awalnya sedang melaksanakan ibadah shalat isya di masjid itu. Sejumlah personel polri yang sedang berjaga dalam rangka Hari Raya Idul Fitri juga ikut shalat di sana.

Usai shalat usai dan jemaah sedang bersalam-salaman, pelaku tiba-tiba berteriak thogut dan mengeluarkan sebilah pisau sangkur.

Ia langsung menikam polisi yang ada di sekitarnya dengan membabi buta.

Usai menikam aparat, pelaku yang mengenakan baju biru serta jins biru juga sempat mengancam jemaah masjid sembari mengacung-acungkan pisau.

Ia terus berteriak thogut. Pelaku kemudian berlari ke arah Terminal Blok M.

Aparat di sekitar lokasi sempat melepaskan tembakan peringatan agar pelaku berhenti.

Namun, pelaku malah berbalik arah dan menantang aparat sambil terus mengacung-acungkan pisau.

Terpaksa polisi melumpuhkan pelaku dengan timah panas dan ia pun jatuh tersungkur. Pelaku diketahui tewas di tempat.

Setelah sempat mengalami kesulitan mencari identitas, belakangan polisi mengetahui bahwa pelaku bernama Mulyadi.